K For Korea

Apa yang terpikirkan kalo kita denger kata Korea? Biasanya sih ada yang teriak ‘Kim Jong Un’. Gak bisa nyalahin juga ya. Kalau saya personally sih, langsung keinget So Ji Sub Oppa. Ada yang tahu gak? Yang doyan nonton K-Drama pasti pada tahu deh, So Ji Sub Oppa ini seangkatan ama Gong Yoo Oppa. Masih gak tahu juga? Gih sana browsing dulu. Jangan ngaku suka Korea kalo gak kenal aktor papan atas macem So Ji Sub ama Gong Yoo.

Berbekal keinginan kuat supaya bisa ketemu ama mereka di Korea,-yakali aja bisa papasan gitu kan di jalan-, saya niatin gak jalan – jalan hedon selama dua tahun terakhir, ngurangin nongkrong, kerja lebih giat dan kuat-kuatin gak jajan. Sembari ngerayu suami supaya mau diajak kemari (fyi, dia Jepang minded).

Alasan lain pergi ke Korea adalah karena drama Goblin. Hokehsip.

Continue reading “K For Korea”

Menikah

Welcome to adulthood!

When you’re married, you are considered as mature enough. You’re no longer staying with your parents (in my case, I have lived in a different house from my parents since 2012). Saya hanya punya waktu 3 bulan untuk mempersiapkan pernikahan saya, dihitung dari tanggal lamaran saya.

Ada yang bilang nikah itu jodoh-jodohan sama MUA, gedung, catering dll. Bener sih, saya menentukan tanggal pernikahan juga setelah bertanya tanggal yang available di venue yang saya mau, MUA favorit saya, catering yang akan saya pakai baru info ke keluarga apakah mereka oke dengan tanggal yang kami pilih atau tidak.

Pas dapet semuanya, saya bilang, ini sih emang jodohnya saya, rejekinya pas. Pas dapet venue yang dimau, MUA favorit saya dan lain – lainnya. Meski ada kekurangan disana sini, tapi yang penting acara lancar.

IMG_0383

Continue reading “Menikah”

(Not ) A Wedding Crasher

So last Saturday, I didn’t do anything special with the boyfie. If he’s busy, I should get myself busy too. I made the call, hanging out with Naomi, a good friend of mine yang udah kenal dari tahun 2010 tapi baru ketemu Oktober 2014, what a life. Kalau sebelumnya kami punya rencana mau ngapain for the girls’ day out, kali ini super random.

So, here’s my Saturday random date with Naomi. Makan, ngobrol, refleksi, nge-starbucks, ngobrol, test food catering.

Hal terakhir yang kami lakukan mungkin yang paling menyenangkan. Kali ini saya tidak melakukan test food dengan si Marketing, tapi langsung nyelonong ke kawinan orang. Tentunya berbekal masukkin angpao, nulis nama di buku tamu (meski nggak kenal ama pengantinnya), dapet suvernir, ikut foto di photoboothnya dan ngeliat semua prosesi nikahannya. Seru!

Will that make us a wedding crasher? 😀
Continue reading “(Not ) A Wedding Crasher”

I Think You Are Magic

I-Think-You-Are-Magic-Art-P1

Actually, I don’t really know what I want at the moment.

Exactly. Nggak tahu sama sekali.

Ketika one girls’ night out yang aku punya tiba-tiba berubah menjadi malapetaka. Well, at least for me. It’s all started with the day Ruben proposed me. Dua hari sebelum hari pernikahanku, dua orang sahabatku, Emily dan Cindy mengajakku untuk sebuah bridal shower. Ketika acara itu berakhir, kami bergelimpangan setengah mabuk di dalam kamar hotel yang sebelumnya telah dipesan oleh Cindy.

“Truth or Dare yuk.” Ajakanku itu diiyakan dengan suara cekikikan milk kedua sahabatku itu. “Tapi, kali ini no Dare ya. Hanya Truth. Kan kita udah sahabatan lama.” Ujar Emily.

Aku mengiyakan saja karena aku merasa tak perlu yang ada disembunyikan. Satu persatu dari kami membeberkan apa yang bisa kami ceritakan. Tentunya diiringi another suara cekikikan setangah mabuk dari kedua temanku, this time I was sober. Entah kenapa, diantara dua orang sahabatku, aku adalah yang paling tidah mudah mabuk karena alkohol. Di masa-masa bangku kuliah, aku kerap kali membawa Emily atau Cindy pulang dari diskotik dengan keadaan mereka mabuk parah, dan aku masih juga sober sesadar-sadarnya.
Continue reading “I Think You Are Magic”

Wedding Venue Impian

Nope, I’ve never had one. Saya sampai detik ini belum punya wedding venue impian. Previous years ago, saya memilih venue nikahan yang dekat dengan rumah saja, biar gampang. Sekarang, karena tinggal dan bekerja di Jakarta, dan Ibu saya sering ke Jakarta, maka diputuskanlah untuk akad nikah dan resepsi di Jakarta. Makasi Ibuk!

Dimulailah mencari venue buat akad dan resepsi, so here’s the list, siapa tahu berguna;

1. Aula Masjid Raya Bintaro Sektor 9, Jl. Maleo Raya Bintaro Jaya Sektor 9 (blkg Mc D & Bintaro 9 Walk)
Harga sewa tahun 2014 : Rp 6,000,000
Akad Nikah di Masjid : Rp 500,000 – 1,000,000
Kapasitas : 600 orang/300 undangan
PIC : Ibu Tini

Kekurangan : ceiling/atap-atapnya yang rendah
Kelebihan : untuk yang ingin mengundang tamu yang tidak begitu banyak, aula masjid ini rekomen sekali,
pas.

2. Foodbank, Lantai 1, Griya CIMB Niaga 2, Bintaro Sektor 7
Harga sewa tahun 2014 : Rp 8,000,000
Kapasitas : 600 orang/300 undangan
PIC : Ibu Flora (021) 7486 2001

Kekurangan : sekali lagi, ceilingnya rendah, dan karena pada siang hari digunakan untuk foodcourt,
maka banyak area foodcourt yang akan memerlukan perhatian lebih di bagian dekorasinya
Kelebihan : tidak ada charge rekanan, boleh menggunakan catering dan dekor dari manapun free of
charge, satu hari hanya satu acara, tempat yang strategis

3. Gedung Pusrehab Bintaro, Jl. Veteran, Bintaro
Harga sewa tahun 2014 : Rp 4,500,000 – 5,000,000
Kapasitas : 600 orang (300 undangan) – 800 orang (300 undangan)
PIC : Pak Warsito (02173888901)

4. Sesko AL, Jalan Ciledug Raya, Komplek Seskoal, Cipulir
Harga sewa tahun 2014 : Rp 5,000,000
Kapasitas : 600 orang (300 undangan) – 800 orang (300 undangan)
PIC : –

5. Balai Makarti, Depnakertrans seberang TMP Kalibata -Kalibata City Square
Harga sewa tahun 2014 -2015 : Rp 5,000,000
Akad nikah : Rp 750,000
Kapasitas : 600 orang/300 undangan
PIC : Ibu Shanty/Yuni (021 7993376)

Kekurangan : daerah macet
Kelebihan : ceilingnya tinggi, nuansa adat jawa dengan atap Joglonya itu bagus banget dan murah

Dan pilihan jatuh ke Balai Makarti, selain ceiling tinggi ala jawa yang serba coklat, parkirannya luas, dan strategis. Hanya saja sedikit saran, jangan menggunakan dekor yang juga serba jawa dengan nuansa coklat karena akan terlihat gelap.

Buat para calon pengantin yang mau menyontek, silakan loh dihubungi nomor-nomor di atas. Semangat!