Happiness

This topic simply comes at me for these few days. Entah kenapa teman saya, Rahendra, tiba-tiba membawa topik masalah kebahagiaan di Sabtu malam lalu ketika kami nongkrong bareng. Waktu itu saya jawab, “Bahagia itu melakukan apa yang bisa kamu lakukan tanpa perasaan tertekan.”

Jawaban saya waktu itu terlontar begitu saja. Iya, memang kebetulan beberapa minggu terakhir ini, saya seperti punya banyak beban meskipun kemana-mana saya tetap saja cengar-cengir nggak karuan. Tapi, dalamnya hati, mana ada yang tahu, iya kan? #AwalnyaSederhanaLaluCurhat

Lalu, pagi ini Wira mengirimkan pesan whatsapp yang (lagi-lagi) menanyakan masalah ‘Apa yang membuatmu bahagia?’ karena dia mempunyai versi kebahagiaan yang dia dapatkan dari The Beatles. *tiba-tiba di kepala saya mengalun satu lagu milik The Beatles yang judulnya ‘I wanna hold your hands’*

Dan setelah itu, seharian ini saya bertanya pada diri saya sendiri, “Apa sih yang membuat kamu bahagia, Nge?” Saya bingung. Diam. Tidak punya jawaban.

What’s the definition of happiness itself, then?

Well, I’m easy to please.

Ketika sedang sedih (which by the way, jarang saya perlihatkan ke banyak orang), saya makan coklat dan es krim, saya bahagia lagi.
Ketika seorang teman menelpon saya dan menanyakan bagaimana hari saya, bahagia saya bertambah.
Ketika saya butuh cerita, saya tinggal telpon Ibu atau Bapak saya, saya jadi bahagia.
Ketika lagi banyak kerjaan dan tiba-tiba ada kiiman postcard datang, saya jadi super bahagia.
Ketika bertemu teman lama atau punya kenalan baru, bahagia itu menyergap tiba-tiba.

See, I’m that easy to please. Membahagiakan saya itu benar-benar sederhana.

Hal-hal sederhana seperti rindu pada seseorang, punya ‘me time’ lebih banyak, bertemu banyak teman, bahkan bisa melanjutkan draft novel yang terbengkalai di laptop bisa memberikan kebahagiaan tersendiri buat saya.

Jadi, apa yang membuat kamu bahagia, Nge?

Hal-hal yang sederhana. Seperti memeluk kamu, misalnya. Iya, ini jadinya curhat.

Jadi apa rahasia kebahagiaan, Nge?

The secret to happiness is simply being happy.

Have you felt the happiness in you? Well, I suggest you to ask to yourself.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: