Because your kiss is on my list..

“Daryll Hall & John Oates!”

Lalu, kamu akan tergelak. “Leah Wiryawan, selera lagu kamu tua banget! Kamu lahir tahun berapa sih?”

Dan sepanjang sore, kita akan berdebat tentang selera musik siapa yang lebih tua yang kemudian akan kita bandingkan dengan usia kita sebenarnya.

Kamu dengan lagu-lagu rock kesukaanmu dimana akhirnya aku hanya mempunyai perbendaharaan lagu rock yang tak begitu kaya dan menebak semua lagu rock hanya dinyanyikan oleh Aerosmith.

Aku menyukai Daryll Hall&John Oates, Blackstreet, dan Duran duran. Bruno Mars kujadikan mars lagu saat aku sedang ingin mendengar semua yang manis seperti kamu.

Dan kita akan berbagi pancake, karena kamu tak begitu suka makanan manis tapi aku setia pada makanan penutup setiap kali selesai makan besar.

Lalu, kamu tiba-tiba saja merusak semua dengan bertanya, “Kamu mau menikahiku?”

Saat itu juga aku merasa semua lagu dari Bruno Mars tak lagi manis.

*

“Details! Spills to me, please!” Cassandra, bff slash sepupu dari pihak ayahku, masuk ke ruang bacaku tiba-tiba.

“Cassandra, what the hell are you talking about?”

“Eits, gak usah sok bego. Gue tau ya. Cowok metroseksual nan keren tapi enggak tau straight ato belok yang kemarin duduk di front row pagelaran kamu. Ngaku!”

Ketahuan.

“No one. Just friend. New friend.”

Jangan bohong ketika saudara slash teman baikmu bertanya, karena pasti langsung ketahuan.

“Yeah, like seriously? Friend?”

“Pertama, namanya Wisnu. Banker, investor. You name it-lah. Dan dia straight.”

“Good girl! Lo udah move on. Officially.”

Dan kami bertukar cerita hingga pagi tiba.

*

“Mbak Leah, ada yang cari.”

Renny, asisten yang juga konsultan desainku, tersenyum sumringah untukku.

Jam 7 pagi di workshop dan sudah kedatangan seorang tamu itu bukan sebuah kebiasaan.

Aku beranjak ke depan pintu workshop dan mendapati Wisnu tersenyum padaku.

“Big breakfast? What do you think?”

Kami duduk bersebelahan dan Wisnu menyodorkan sandwich selai jeli kacang serta segelas teh lemon madu hangat.

“Ya ampun, teh lemon madu! Baunya enak banget. Makasih ya, Wisnu. So, tell me, what brings you here? Early morning. Emang kamu gak kerja?”

“Aku cuti setengah hari. Ingin punya teman makan pagi.”

“Belom jawab pertanyaanku satunya. What brings you here?”

“You. It is you who brought me here.”

Hujan turun deras.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: