Aku cinta padamu, juga.

Melangkahkan kaki keluar dari ruang ganti. Cantik dalam balutan gaun putih rancangan desainer Carolina Herrera di salah satu butik di jajaran Orchard Road.

Semua terperangah. Mata-mata memandang.

“Kamu cantik, sayang.” Dia bilang. Aku tersenyum tanpa keriangan.

Kupatut diriku di depan kaca yang memenuhi ruangan.

Aku cantik. Dia benar. Aku cantik. Tapi, tak pernah sesedih ini.

“Aku cinta kamu, Bayu.” sahutku kencang.

“Aku cinta padamu, juga.” Kujawab sendiri.

Kupatut diriku sekali lagi di depan cermin. Dengan gaun warna putih gading yang menyapu lantai. Ada calon suamiku di belakangku.

“Kamu cantik, Hanum. Aku cinta padamu. Terima kasih sudah mau menikah denganku.”

Aku cuma tersenyum.

“Kamu cinta aku kan, Hanum?”

Aku tersenyum. “Iya. Aku cinta.. ”

Aku cinta padamu, Bayu. Aku tersenyum. Miris. Melihat dia mencium keningku. Sembari aku memikirkan rencana pelarian dari pesta pernikahanku nanti.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: