Meneropong waktu

Aku menghisap dalam – dalam batang rokok yang menempel di bibirku. Aku merokok. Atau mungkin aku mengira aku melakukannya. Kulihat satu pak rokok ada di mejaku beserta dengan korek apinya. Itu dulu milikmu. Hingga kini pun masih milikmu. Hanya saja aku membawanya. Supaya kamu tak lagi sering – sering menyalakannya. Tapi lihat aku sekarang. Begitu nista.

Aku hirup lagi batang rokok ini. Sekali. Dua kali. Berkali – kali. Tak kurasakan apapun. Tak kutemukan yang kucari. Kamu. Kamu yang setetibanya pergi. Tapi berjanji untuk tidak akan meninggalkan aku. Karena kamu tak bisa. Kamu tak mau. Dan itu tak mungkin. Aku ingin tahu apa yang kamu pikirkan ketika menghisap rokok ini. Apa yang kamu rasakan ketika menyalakan api dan menyulutnya.

Sudah bertubi – tubi yang menyerang kita. Banyak. Menghancurkan apa yang sudah kita bangun perlahan. Hingga mencapai pondasinya. Aku masih bertahan. Masih berjuang. Hingga tahun – tahun sekarang. Tenang saja, sayang. Aku tetap tinggal.

Kupikir – pikir lagi, kisah kita ini seperti kisah cinta Romeo dan Juliet. Menyesakkan. Menyakitkan. Tapi kita tetap bertahan. Karena kita tak ingin saling meninggalkan dan mati sendirian. Karena rasa kasih yang terlalu besar.

Mungkin kita tak punya banyak waktu. Seharusnya kita berjumpa sejak dulu. Supaya bisa menghabiskan waktu bersama. Lebih lama. Lalu pergi menuju langit yang mempertemukan kita.

Genggamlah tanganku lebih lama. Bila kita nanti tak bersama. Itu cuma sementara. Ingatlah, cuma sementara. Karena aku percaya kita ditakdirkan untuk saling ada. Saling cinta. Takkan ada penggantiku. Takkan ada penggantimu. Hanya ada aku. Kamu. Kita.

Biarkan aku menjelajah waktu hingga tahun – tahun ke depan. Meneropong masa kita bersama bahagia. Mencinta. Sebisa kita akan selalu bersama. Terpisahkan raga. Tak apa. Asal kita saling mencinta. Saling ada.

“Aku tak ingin ditinggalkan.” Ucapmu.

“Aku tak mau meninggalkan.” Ujarku.

I wish I could rent you passion, love, hope. I would if I could. Meanwhile, I lend you ears and heart. Use it for free, as long as needed. – Kika Dhersy –

One Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: